Pensile
Pensile

Pensile

Pensil
Pensil

Pensil

Murid
Murid

Murid

Pergy
Pergy

Pergy

Pergie
Pergie

Pergie

Alation
Alation

Alation

Alate
Alate

Alate

How About You
How About You

How About You

About You
About You

About You

Piz
Piz

Piz

🔥 | Latest

Sekira: Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa di Mapolsek Tamalate, Rabu (10/9/2016) Begini Cerita Guru SMKN 2 Makassar Saat Dipukul orangtua Murid 10 August 2016 15:10 RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa, Rabu (10-9-2016). Kejadian berawal saat dirinya tiba di kelas 2.2 sekira pukul 08.00 Wita. Dia meminta siswa-siswanya mengeluarkan alat gambar. Namun, MA, salah satu muridnya tidak membawa satupun alat yang ditugaskan. "Dia tidak bawa tugasnya perlengkapan gambar berupa pensil, mistar, dan buku gambar. Tapi saya tidak personalkan itu," kata Dasrul di Mapolsek Tamalate. Meski demikian, dia jengkel lantaran MA keluar masuk kelas tanpa izin saat proses belajar mengajar berlangsung. "Anak itu keluar masuk pergi kantin dan WC. Jadi saya larang. Tapi malah dikeluarkan kata kotor, jadi saya tegur dan tepuk di bagian badan," jelasnya. Tidak terima dengan perlakuan guru, MA langsung menghubungi ayahnya untuk melapor. "Dia memang bandel. Padahal sudah dilarang bawa Hp tapi dia tetap bawa. Jadi setelah kejadian, saya pindah mengajar Arsitektur di kelas 2,1. Begitu selesai mengajar saya keluar dan menuju ruang kurikulum," ucapnya. Karena Ruang Kurikulum tertutup, ia berjalan untuk pulang ke rumahnya. Namun setiba di samping ruang kepala sekolah sekira pukul 11.30, Dasrul bertemu dengan MA dan ayahnya. Seketika itu Dasrul langsung dipukul. "Jadi itu ayahnya datang langsung pukul tanpa bicara, Alif juga ikut memukul," tambahnya. Sumber : http:-news.rakyatku.com-read-16486-2016-08-10-begini-cerita-guru-smkn-2-makassar-saat-dipukul-orangtua-murid
Sekira: Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar
 menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa di
 Mapolsek Tamalate, Rabu (10/9/2016)
 Begini Cerita Guru SMKN 2 Makassar
 Saat Dipukul orangtua Murid
 10 August 2016 15:10
RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa, Rabu (10-9-2016). Kejadian berawal saat dirinya tiba di kelas 2.2 sekira pukul 08.00 Wita. Dia meminta siswa-siswanya mengeluarkan alat gambar. Namun, MA, salah satu muridnya tidak membawa satupun alat yang ditugaskan. "Dia tidak bawa tugasnya perlengkapan gambar berupa pensil, mistar, dan buku gambar. Tapi saya tidak personalkan itu," kata Dasrul di Mapolsek Tamalate. Meski demikian, dia jengkel lantaran MA keluar masuk kelas tanpa izin saat proses belajar mengajar berlangsung. "Anak itu keluar masuk pergi kantin dan WC. Jadi saya larang. Tapi malah dikeluarkan kata kotor, jadi saya tegur dan tepuk di bagian badan," jelasnya. Tidak terima dengan perlakuan guru, MA langsung menghubungi ayahnya untuk melapor. "Dia memang bandel. Padahal sudah dilarang bawa Hp tapi dia tetap bawa. Jadi setelah kejadian, saya pindah mengajar Arsitektur di kelas 2,1. Begitu selesai mengajar saya keluar dan menuju ruang kurikulum," ucapnya. Karena Ruang Kurikulum tertutup, ia berjalan untuk pulang ke rumahnya. Namun setiba di samping ruang kepala sekolah sekira pukul 11.30, Dasrul bertemu dengan MA dan ayahnya. Seketika itu Dasrul langsung dipukul. "Jadi itu ayahnya datang langsung pukul tanpa bicara, Alif juga ikut memukul," tambahnya. Sumber : http:-news.rakyatku.com-read-16486-2016-08-10-begini-cerita-guru-smkn-2-makassar-saat-dipukul-orangtua-murid

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua sisw...