Pergy
Pergy

Pergy

Kakie
Kakie

Kakie

Yang
Yang

Yang

tag
 tag

tag

dan
 dan

dan

hai
hai

hai

gue
gue

gue

aku
aku

aku

ent
ent

ent

dia
dia

dia

πŸ”₯ | Latest

Pergie: D-O-D 5 Ucapan Presiden Duterte yang Menghina Tuhan dan Gereia GODDoD 1. Sebut Tuhan Bodoh. Jumat (26-6-2018) secara terbuka Duterte menghina Tuhan. Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi nasional Filipina, Duterte menyinggung kenapa Tuhan menciptakan Adam dan Hawa hanya untuk membiarkan mereka menyerah pada godaan iblis. "Siapa Tuhan yang bodoh ini? Si kurang ajar ini, benar-benar bodoh," sebut Duterte seperti dikutip dari Asocciated Press. "Bagaimana kalian bisa merasionalisasi sesosok Tuhan? apakah kalian percaya?" sambung dia. Ucapan Duterte, direspons juru bicara kepresidenan, Harry Roque. Menurutnya, ucapan Duterte adalah opini pribadi. 2. Akui Tuhan Sebagai Musuhnya. Pada 28 Juli 2018 Duterte mengakui punya banyak musuh, salah satunya Tuhan. "Saya punya banyak musuh, termasuk pula Tuhan (itu musuh saya). Saya percaya Tuhan, tetapi seperti yang saya bilang Tuhan saya bukan seperti Tuhan kalian," ujar Duterte "Tuhan saya masuk akal, Tuhan kalian tidak. Ada pemisah antara gereja dan negara. Jadi kalian harus menghormati dengan cara tidak memohon kepada Tuhan," sambung dia. 3. Menyuruh Warga Filipina Tak Usah ke Gereja. Masih pada 2018, Duterte mendorong umat Katolik di Filipina tak usah pergi ke gereja. "Bangun kapel sendiri di rumahmu dan berdoa saja di sana," sebut Duterte seperti dikutip dari Rappler. "Kalian tak perlu ke gereja untuk memberikan uang kepada orang-orang idiot itu," sambung dia. Perkataan idiot yang dilontarkan Duterte ditujukan untuk pemuka agama Katolik di Filipina. Ia mengklaim uang saku dari pastur dan pendeta berasal dari sedekah para jemaat. 4. Siap Mundur dari Presiden Jika Tuhan Benar-benar Ada. Pada Juli 2018 Duterte menyebut ia siap mundur dari Presiden jika Tuhan itu ada. "Bila Dia (Tuhan) memang ada, saya akan mengundurkan diri dari kepresidenan malam ini juga," tutur Duterte. 5. Memerintahkan untuk Membunuh Pastor. Duterte pada akhir 2018 menyebut pastor di Filipina sebagai kelompok tak berguna dan pantas dibunuh. "Para pastor yang kalian miliki, bunuh mereka. Mereka itu tak ada gunanya dan bodoh, yang bisa mereka lakukan cuma mengkritik," sebut Duterte. Sumber: kumparan.com
Pergie: D-O-D
 5 Ucapan Presiden Duterte
 yang Menghina Tuhan
 dan Gereia
GODDoD 1. Sebut Tuhan Bodoh. Jumat (26-6-2018) secara terbuka Duterte menghina Tuhan. Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi nasional Filipina, Duterte menyinggung kenapa Tuhan menciptakan Adam dan Hawa hanya untuk membiarkan mereka menyerah pada godaan iblis. "Siapa Tuhan yang bodoh ini? Si kurang ajar ini, benar-benar bodoh," sebut Duterte seperti dikutip dari Asocciated Press. "Bagaimana kalian bisa merasionalisasi sesosok Tuhan? apakah kalian percaya?" sambung dia. Ucapan Duterte, direspons juru bicara kepresidenan, Harry Roque. Menurutnya, ucapan Duterte adalah opini pribadi. 2. Akui Tuhan Sebagai Musuhnya. Pada 28 Juli 2018 Duterte mengakui punya banyak musuh, salah satunya Tuhan. "Saya punya banyak musuh, termasuk pula Tuhan (itu musuh saya). Saya percaya Tuhan, tetapi seperti yang saya bilang Tuhan saya bukan seperti Tuhan kalian," ujar Duterte "Tuhan saya masuk akal, Tuhan kalian tidak. Ada pemisah antara gereja dan negara. Jadi kalian harus menghormati dengan cara tidak memohon kepada Tuhan," sambung dia. 3. Menyuruh Warga Filipina Tak Usah ke Gereja. Masih pada 2018, Duterte mendorong umat Katolik di Filipina tak usah pergi ke gereja. "Bangun kapel sendiri di rumahmu dan berdoa saja di sana," sebut Duterte seperti dikutip dari Rappler. "Kalian tak perlu ke gereja untuk memberikan uang kepada orang-orang idiot itu," sambung dia. Perkataan idiot yang dilontarkan Duterte ditujukan untuk pemuka agama Katolik di Filipina. Ia mengklaim uang saku dari pastur dan pendeta berasal dari sedekah para jemaat. 4. Siap Mundur dari Presiden Jika Tuhan Benar-benar Ada. Pada Juli 2018 Duterte menyebut ia siap mundur dari Presiden jika Tuhan itu ada. "Bila Dia (Tuhan) memang ada, saya akan mengundurkan diri dari kepresidenan malam ini juga," tutur Duterte. 5. Memerintahkan untuk Membunuh Pastor. Duterte pada akhir 2018 menyebut pastor di Filipina sebagai kelompok tak berguna dan pantas dibunuh. "Para pastor yang kalian miliki, bunuh mereka. Mereka itu tak ada gunanya dan bodoh, yang bisa mereka lakukan cuma mengkritik," sebut Duterte. Sumber: kumparan.com

GODDoD 1. Sebut Tuhan Bodoh. Jumat (26-6-2018) secara terbuka Duterte menghina Tuhan. Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi nasi...

Pergie: Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa di Mapolsek Tamalate, Rabu (10/9/2016) Begini Cerita Guru SMKN 2 Makassar Saat Dipukul orangtua Murid 10 August 2016 15:10 RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa, Rabu (10-9-2016). Kejadian berawal saat dirinya tiba di kelas 2.2 sekira pukul 08.00 Wita. Dia meminta siswa-siswanya mengeluarkan alat gambar. Namun, MA, salah satu muridnya tidak membawa satupun alat yang ditugaskan. "Dia tidak bawa tugasnya perlengkapan gambar berupa pensil, mistar, dan buku gambar. Tapi saya tidak personalkan itu," kata Dasrul di Mapolsek Tamalate. Meski demikian, dia jengkel lantaran MA keluar masuk kelas tanpa izin saat proses belajar mengajar berlangsung. "Anak itu keluar masuk pergi kantin dan WC. Jadi saya larang. Tapi malah dikeluarkan kata kotor, jadi saya tegur dan tepuk di bagian badan," jelasnya. Tidak terima dengan perlakuan guru, MA langsung menghubungi ayahnya untuk melapor. "Dia memang bandel. Padahal sudah dilarang bawa Hp tapi dia tetap bawa. Jadi setelah kejadian, saya pindah mengajar Arsitektur di kelas 2,1. Begitu selesai mengajar saya keluar dan menuju ruang kurikulum," ucapnya. Karena Ruang Kurikulum tertutup, ia berjalan untuk pulang ke rumahnya. Namun setiba di samping ruang kepala sekolah sekira pukul 11.30, Dasrul bertemu dengan MA dan ayahnya. Seketika itu Dasrul langsung dipukul. "Jadi itu ayahnya datang langsung pukul tanpa bicara, Alif juga ikut memukul," tambahnya. Sumber : http:-news.rakyatku.com-read-16486-2016-08-10-begini-cerita-guru-smkn-2-makassar-saat-dipukul-orangtua-murid
Pergie: Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar
 menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa di
 Mapolsek Tamalate, Rabu (10/9/2016)
 Begini Cerita Guru SMKN 2 Makassar
 Saat Dipukul orangtua Murid
 10 August 2016 15:10
RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua siswa, Rabu (10-9-2016). Kejadian berawal saat dirinya tiba di kelas 2.2 sekira pukul 08.00 Wita. Dia meminta siswa-siswanya mengeluarkan alat gambar. Namun, MA, salah satu muridnya tidak membawa satupun alat yang ditugaskan. "Dia tidak bawa tugasnya perlengkapan gambar berupa pensil, mistar, dan buku gambar. Tapi saya tidak personalkan itu," kata Dasrul di Mapolsek Tamalate. Meski demikian, dia jengkel lantaran MA keluar masuk kelas tanpa izin saat proses belajar mengajar berlangsung. "Anak itu keluar masuk pergi kantin dan WC. Jadi saya larang. Tapi malah dikeluarkan kata kotor, jadi saya tegur dan tepuk di bagian badan," jelasnya. Tidak terima dengan perlakuan guru, MA langsung menghubungi ayahnya untuk melapor. "Dia memang bandel. Padahal sudah dilarang bawa Hp tapi dia tetap bawa. Jadi setelah kejadian, saya pindah mengajar Arsitektur di kelas 2,1. Begitu selesai mengajar saya keluar dan menuju ruang kurikulum," ucapnya. Karena Ruang Kurikulum tertutup, ia berjalan untuk pulang ke rumahnya. Namun setiba di samping ruang kepala sekolah sekira pukul 11.30, Dasrul bertemu dengan MA dan ayahnya. Seketika itu Dasrul langsung dipukul. "Jadi itu ayahnya datang langsung pukul tanpa bicara, Alif juga ikut memukul," tambahnya. Sumber : http:-news.rakyatku.com-read-16486-2016-08-10-begini-cerita-guru-smkn-2-makassar-saat-dipukul-orangtua-murid

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dasrul, guru mata pelajaran Arsitektur di SMKN 2 Makassar menceritakan kronologi pemukulannya oleh orangtua sisw...